Pages

Monday, July 14, 2014

Intip Inbox: Kurikulum dan Target

Assalamu alakum ummi, Perkenalkan sya nur jannah, sya suka baca blog ummi tntang homeshcooling,, Ada prtanyaan usia brp dmulai homeshcooling trus ada kurikulumnya ga?dan ada target pencapaian ga,harus bisa apa di usia berapa?
Wa'alaykumussalam, Bunda Nur...

Pada dasarnya, pendidikan untuk anak dimulai sejak bayi masih dalam kandungan. Untuk hal ini bisa dibaca di posting berikut. Bahkan, jika Bunda belajar tentang Islamic Parenting, maka proses pendidikan anak dimulai sejak kita memilih pasangan. Pasangan yang shalih/shalihah adalah poin penting untuk pendidikan anak kelak, karena bagaimanapun, orang tua adalah guru pertama dan utama anak.

Tentang kurikulum, saya rasa harus ada yang diluruskan disini. Home schooling atau sekolah rumah adalah mendidik anak dengan cara kekeluargaan, meningkatkan bonding dengan anak-anak sehingga mereka merasa nyaman belajar bersama orang tuanya. Home schooling bukan berarti memindahkan sekolah --dengan segala kurikulumnya-- ke rumah.

Target belajar bisa disesuaikan dengan ketertarikan anak. Untuk usia di bawah 5 tahun, saya sangat TIDAK menyarankan orang tua untuk mengajari anak-anaknya membaca dan menulis. Usia di bawah 7 tahun masih terlalu dini untuk hal-hal seperti itu. Anak-anak seusia itu akan tertekan ketika mereka harus belajar membedakan huruf dan angka. Bagi mereka, huruf dan angka itu adalah gambar, BUKAN huruf. Mengenalkan huruf masih diperkenankan, selama anak enjoy. Namun jangan menyuruh anak merangkai B-A=BA. Otak mereka masih belum siap.

Lalu apa yang cocok untuk diajarkan? Saran saya, untuk Muslim, ajarkan anak menghafal al-Qur'an. Usia dini sangat memungkinkan anak untuk cepat menghafal. Kemampuan mengingat mereka bisa diibaratkan seperti ingatan gajah. Sebagai sampingan, ajarkan anak mengasah kemampuan motorik dan kemampuan seninya. Untuk melatih kemampuan motorik ada di posting berikut.
Untuk waktu belajar, saya menyarankan waktu belajar sekitar pukul 7.00-11.00 pagi. Karena di waktu itu (waktu dhuha), otak sangat peka untuk menyerap informasi.

Untuk sementara ini yang bisa saya share, Bunda. Soalnya belum tahu usia anaknya berapa tahun, hehe... Semoga bermanfaat ^_^